GAMIOK PACU JALUR TEPIAN NAROSA 2025
GAMIOK PACU JALUR TEPIAN NAROSA 2025
Oleh : Nafriandi
Festival Pacu
Jalur Tradisional Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025 tanggal 20 –
24 agustus 2025 usai sudah dilaksanakan, Narosa 1 (satu) dan tangga juara dalam
urutan 15 (lima belas) besar yang merupakan semua peserta yang sampai pada hari
ke 5 (lima) dengan segala perjuangannya pun telah mengetahui posisi mereka
masing-masing dan mereka telah mencatatkan diri dalam sejarah Pacu jalur Tepian
Narosa.
Foto : Logo Pacu Jalur Tahun 2025
Tahun ini
tepian Narosa Telukkuantan telah bersandar atau berlabuh sebanyak 228 (dua
ratus dua puluh delapan) buah Jalur dari berbagai desa dan kelurahan dan
melibatkan 3 (tiga) kabupaten yaitu Kuantan singingi, Indragiri hulu Provinsi
Riau dan Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera barat, jumlah ini memecahkan
rekor Jumlah Jalur tepian Narosa Tahun sebelumnya yaitu tahun 2024 sebanyak 225
(dua ratus dua puluh lima) Buah jalur, maka tahun ini undian pertama hari
pertama dan kedua akan tersaji sebanyak 114 (seratus empat belas) kali
hilir.
Pacu Jalur
tahun 2025 telah menjadi catatan sejarah penting bagi Kuantan singingi
khususnya dan Provinsi Riau umumnya, karena tahun 2025 ini Pacu Jalur menjadi
perhatian banyak orang baik Nasional dan bahkan dunia Internasional, Pacu jalur
tahun 2025 dibuka langsung oleh ibuk Widiyanti Putri Wardhana (Menteri
Pariwisata RI) dan hadir bersama Bapak Fadli Zon (Menteri kebudayaan
RI), Pembukaan Pacu jalur tahun 2025 juga dihadiri oleh beberapa Duta besar,
Anggota DPR-RI dan Gubernur Riau beserta jajarannya.
Kemudian
menjelang hilir demi hilir Jalur pada hari Pertama, istimewanya pelepasan
pertama langsung oleh Bapak Gribran Rakabuming Raka (Wakil Presiden RI),
setelah pelepasan hilir pertama Pacu Jalur tahun 2025 secara bersamaan seperti
tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan Pawai jalur, dari 114 (seratus empat belas)
kali hilir pada undian pertama, maka yang dilaksanakan pada hari pertama adalah
sebanyak 25 (dua puluh lima) kali hilir dan hari ke 2 (dua) 89 (delapan puluh
Sembilan) kali hilir
Keindahannya tepian
Narosa terlihat dari kedua sisi Sungai Kuantan sepanjang tepian, baik pada sisi
kiri (taman jalur) maupun sisi kanan Seberang Telukkuantan, tenda-tenda kecil
menghiasi pulau berpasir dan bendera merah putih membentang sepanjang tepian, kualitas
air sungai Kuantan yang begitu sedap dipandang, kita seakan di hipnotis ke masa
silam, jernih dengan warna hijau lumutnya, terima kasih para pejuang lingkungan,
semoga keridhaan dan keberkahan Allah SWT terus tercurah ditanah melayu
khususnya dan seantero Indonesia pada umumnya.
Selama
berlangsungnya Pacu Jalur, selain jalur-jalur yang akan berpacu, tepian Narosa
terutama pada sisi kanan aliran Sungai dibanjiri penonton yang menceburkan diri
sambil berendam dialiran Sungai, kualitas air Sungai yang begitu jernih
menambah keinginan untuk menyaksikan Pacu jalur sambil berendam, tak ayal
reporter tribun pancang finis melalui pengeras suara sampai berulang-ulang
menyampaikan kepada penonton yang berada dialiran Sungai agar tidak ketengah
aliran sungai.
Tamu-tamu luar
daerah, luar Provinsi bahkan luar Negeri, serta tidak ketinggalan para petinggi
beberapa daerah ikut menyusuri Tepian Narosa dengan menaiki Jalur maupun Speed boat, kehadiran
mereka memperindah pemandangan aliran Sungai tepian Narosa, sapaan mereka dari atas
perahu kepada para penonton memberikan kesejukan ditengah panasnya terik
matahari, mereka yang ikut menyaksikan 2 (dua) sisi tepian Narosa dari aliran
sungai seperti Bpk Gibran Rakabuming Raka (Wakil Presiden RI), ibuk Widiyanti
Putri Wardhana (Menteri Pariwisata RI), Bpk Fadli Zon (Menteri kebudayaan RI),
Bpk. Abdul Wahid (Gubernur Riau), Bpk. Suhardiman Amby (Bupati Kuansing), Bpk
Ade Agus Hartanto (Bupati Indragiri Hulu), Bpk Zukri (Bupati Pelalawan) dan
beberapa petinggi-petinggi lainnya
Selain itu
dari kalangan selebriti, youtuber, konten kreator dan lain-lain terlihat hadir
ditepian Narosa Telukkuantan seperti Melly mike penyanyi asal Amerika serikat,
Aisar Khaled konten kreator asal Malaysia, Rian arifin dan konten kreator
lainnya yang tidak terpantau satu persatu, bahkan diantara mereka mereka ikut
berbaur dengan para pemacu diatas perahu sambil menyapa penonton sepanjang
tepian Narosa.
Selain itu
sejak viralnya tarian togak luwan
Pacu jalur, budaya Rantau Kuantan Indragiri yang telah ada sejak ratusan tahun
sontak menjadi perhatian berbagai kalangan, sehingga keingintahuan masyarakat akan
Pacu dalam maupun luar negeri semakin tak terbendung, sehingga pada tahun ini tidak
sedikit masyarakat yang berdatangan ketepian Narosa, mungkin tahun-tahun
sebelumnya Pacu jalur secara umum hanya disaksikan oleh Masyarakat dibeberapa
wilayah di propinsi Riau, sekarang meluas secara Nasional dan bahkan internasional.
Festival Pacu
Jalur Tradisional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 usai sudah
dilaksanakan, Alhamdulillah segala proses berjalan dengan lancar dan aman,
walaupun ada persoalan-persoalan kecil di tepian Narosa seperti Jalur menabrak speed
boat, gesekan antar pemacu, anak-anak yang lepas dari orang tuanya hampir
setiap hari terdengar melalui pengeras suara reporter, semua persoalan yang timbul ditepian Narosa
dapat diatasi oleh panitia dengan baik.
Selamat kepada
semua peserta yang berpacu pada hari ke-5 (lima) terkhusus untuk semifinalis
tepian Narosa tahun 2025 dan menjadi pemenang pada Pacu jalur tahun ini,
Jalur-jalur tersebut secara berurutan adalah Jalur Bintang Emas Cahaya Intan
dari desa Tanjung Hulu Kuantan, Tuah Datuk Keramat Imbang di Alam dari
desa Petonggan Pasir penyu, Panglimo Rimbo Piako dari desa Pekan heran
Rengat Barat dan Jalur Buayo Danou dari desa Bandar alai kari Kuantan
Tengah.
Semoga aura Festival budaya yang penuh makna ini terus memancar ke seluruh belahan dunia, segala kekurangan yang ada ditahun ini, dapat dijadikan bahan evaluasi untuk tahun berikutnya, sehingga semua lapisan dapat terus berbenah baik terhadap prasarana maupun sarananya, selain itu berbagai masukan di media sosial bahkan ada yang sampai debat tebal dan Panjang antara pembaca, tak ada salahnya hal-hal positif yang mereka sampaikan dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan evaluasi kedepannya.
Salam Takzim

Komentar
Posting Komentar